Cerita Dewasa IGO Perawan Terkini I love You Honey

Posted on
Cerita Dewasa IGO Perawan Terkini I love You Honey – Cerita ngentot terhot, Sebelumnya kisah sex yang pernah saya publish ialah Cerita Dewasa Terupdate Janda Kembang Pemuas HasratCerita
sex terbaru, novel sex terlengkap, cerita dewasa terupdate, cerita
mesum terbaik, cerita ngentot terpopuler, cerita bokep terselubung,
cerita xxx terhot, cerita ml abg perawan, cerita porno janda binal
|
Baru sebulan kemarin ada seorang pria yang
menembakku dan dijadikan pacarnya kira kira umurnya 27 tahun, aku
sungguh berbunga bunga dimana sosok pria ini yang aku dambakan atau
impikan, seakan akan klau di film kan dia seperti pangeran dengan badan
yang tinggi gagap atletis dan matanya yang membuat aku terpana.

Cerita Sex IGO Perawan Terkini 2016 I love You Honey

Cerita, Dewasa, IGO, Perawan, Terkini, I, love, You, Honey, cerita sex perawan, ngentu perawan, tempek perawan, perawan ngesex, perawan dientot, kentu perawan, perawan kentu, perawan hot, cerita perawan
Ilustrasi Foto Syur Perawan Binal

Novel Seks –  Namanya adalah Ricky, kekasih pertamaku. Ricky sudah bekerja di
perusahaan swasta di Jogja. Ricky sangat romantis, dia selalu bisa
membawaku terbang tinggi ke dunia mimpi. Ribuan rayuan yang mungkin
terdengar gombal selalu bagai puisi di telingaku.

Kumpulan cerita sex perawan, ngentu perawan, tempek perawan, perawan ngesex, perawan dientot, kentu perawan, perawan kentu, perawan hot, cerita perawan

Sejauh ini hubungan kami masih biasa saja. Beberapa kali kami melakukan
ciuman lembut di dalam mobil atau saat berada di tempat sepi. Tapi lebih
dari itu kami belum pernah. Sejujurnya, aku kadang menginginkan lebih
darinya. Membayangkannya saja sering membuatku masturbasi.

Hari ini tepat sebulan hari jadi kami. Ricky dan aku ingin merayakan
hari jadi tersebut. Setelah diskusi panjang, akhirnya diputuskan weekend
kita berlibur ke kaliurang.

Sabtu yang ku tunggu datang juga. Ricky berjanji akan menjemputku pukul
07.00 WIB. Sejak semalam rasanya aku tidak bisa tidur karena
berdebar-debar. Untuk hari yang istimewa ini, aku juga memilih pakaian
yang istimewa.

Aku mengenakan kaos tanpa lengan berwarna biru dan celana jeans 3/4.
Rambut panjangku hanya dijepit saja. Karena takut nanti basah saat
bermain di air terjun, aku membawa sepasang baju ganti dan baju dalam.
Tak lama kemudia Ricky datang dengan mobil honda jazz putihnya. Ahh,,
Ricky selalu tampak menawan di mataku. Padahal dia hanya memakai kaos
hitam dan celana jeans panjang.

“Sudah siap berangkat, Nggi?” aku pun mengangguk dan segera masuk ke
dalam mobil. Perjalanan tidak memakan waktu lama karena jalanan masih
cukup sepi. Sekitar 45 menit kemudian kita sampai di tempat wisata.
Ternyata pintu masuk ke area wisata masih ditutup.

“Masih tutup, mas.. Kita jalan dulu aja ke tempat lain, gimana?” tanyaku

“Iya.. coba lebih ke atas. Siapa tau ada pemandangan bagus.”

Ricky segera menjalankan mobilnya. Tidak begitu banyak pemandangan
menarik. Begitu sekeliling tampak sepi, Ricky memarkir mobilnya.

“Kita nunggu di sini aja ya, sayang. Sambil makan roti coklat yang tadi aku beli. Kamu belum sarapan, kan?”

“iya, mas.. Anggi juga lapar”

Sambil makan roti, Ricky dan aku berbincang-bincang mengenai tempat-tempat yang akan kami kunjungi. Tiba-tiba…

“Aduh Anggi sayang, udah gede kok makannya belepotan kayak anak
kecil,,,” ucapnya sambil tertawa. Aku jadi malu dan mengambil tisue di
dashboard. Belum sempat aku membersihkan mukaku, Ricky mendekat, “Sini,
biar mas bersihin.” Aku tidak berpikir macam-macam.

Tapi Ricky tidak mengambil tisue dari tanganku, namun mendekatkan
bibirnya dan menjilat coklat di sekeliling bibirku. Oooh,, udara pagi
yang dingin membuatku jantungku berdebar sangat kencang.

“Nah, sudah bersih.” Ucap Ricky sambil tersenyum. Tapi wajahnya masih
begitu dekat, sangat dekat, hanya sekitar 1-2 cm di hadapanku. Sekuat
tenaga aku mengucapkan terima kasih dengan suara sedikit bergetar. Ricky
hanya tersenyum, kemudian dengan lembut tangan kirinya membelai pipiku,
menengadahkan daguku.

Bisa ku lihat matanya yang hitam memandangku, membuatku semakin
bergetar. Aku benar-benar berusaha mengatur nafasku. Seketika, ciuman
Ricky mendarat di bibirku. Aku pun membalas ciumannya. Ku lingkarkan
kedua tanganku di lehernya.

Ku rasakan tangan kanan Ricky membelai rambutku dan tangan kirinya
membelai lenganku. Tak berapa lama, ku rasakan ciuman kami berbeda, ada
gairah di sana. Sesekali Ricky menggigit bibirku dan membuatku mendesah,
“uhhhh…” refleks aku memperat pelukanku, meminta lebih.

Tapi Ricky justru mengakhirinya, “I love you, honey” Lalu mengecup
bibirku dengan cepat dan melepaskan pelukannya. Aku berusaha tersenyum,
“I love you, too”. dalam hati aku benar-benar malu, karena mendesah.
Mungkin kalau aku tidak mendesah, ciuman itu akan berlanjut lebih.
Aaahh,,, bodohnya aku. Ricky lalu menjalankan mobilnya menuju tempat
wisata.

Kami bermain dari pagi hingga malam menjelang. Tak terasa sudah pukul
19.00 WIB. Sebelum kembali ke kota, kami makan malam dulu di salah satu
restoran. Biasa, tidak ada makan malam hanya 1 jam. Selesai makan, ku
lihat jam tanganku sudah menunjukkan pukul 21.30

“Waduh, mas,,, sudah jam segini. Kos Anggi dah tutup, nih. Anggi lupa pesen maw pulang telat. Gimana, ini?”

“Aduuh,, gimana, ya?? Ga mungkin juga kamu tidur di kos mas.”

“Uuuh,, gimana, dong??”

“Udah, jangan cemas. Kita cari jalan keluarnya sambil jalan aja.”

Selama perjalanan aku benar-benar bingung. Di mana aku tidur malam ini??

“Sayang, kita tidur di penginapan aja, ya. Daerah sini kan banyak penginapan. Gimana?”

“Iya deh, mas.. dari pada Anggi tidur di luar”

Tak lama kemudia Ricky berhenti di sebuah penginapan kecil dengan harga
murah. Tapi ternyata kamar sudah penuh karena ini malam minggu dan
banyak yang menginap. Sampai ke penginapan kelima, akhirnya ada juga
kamar kosong.

Tapi cuma satu. Karena sudah hampir pukul 23.00 kami memutuskan
mengambil kamar tersebut. Sampai di kamar, Ricky langsung berbaring di
kasur yang ukurannya bisa dibilang single bed. Aku sendiri karena merasa
badna lengket, masuk ke kamar mandi untuk ganti baju.

Selesai mandi, dalam hati dongkol juga. Kalau tau nginap begini, satu
kamar, aku kan bisa bawa baju dalamku yang seksi. Terus pake baju yang
seksi juga. Soalnya aku cuma bawa tank top ma celana jeans panjang.

Hilang sudah harapanku bisa merasakan keindahan bersama Ricky. Selesai
mandi, aku segera keluar kamar. Tampak Ricky sudah tidur. Sedih juga,
liat dia udah tidur. Aku pun naik ke atas kasur dan membuat dia
terbangun.

“Dah selesai mandi, ya..”

“Iya,, mas ga mandi??”

“Ga bawa baju ganti ma handuk”

“Di kamar mandi ada handuk, kok. Pake baju itu lagi aja, mas”

Ricky mungkin merasa gerah juga, jadi dia pun mengikuti saranku. Gantian
aku yang merasa mengantuk. Segera ku tarik selimut dan memejamkan mata
tanpa berpikit apa-apa. Baru beberapa saat aku terlelap, ku rasakan ada
sentuhan dingin di pipiku dan ciuman di mataku.

Saat aku membuka mata, tampak Ricky telanjang dada. Hanya ada sehelai
handuk membalut bagian bawah. Badannya yang atletis tampak begitu jelas
dan penampilannya membuatku menahan nafas.

“Ngga dingin mas, ga pake baju. Cuma pake handuk” Kataku dengan senyum penuh hasrat.

Tidak ada jawaban dari Ricky. Dengan lembut dan cepat di rengkuhnya
kepalaku dan kami pun berciuman. Bukan ciuman lembut seperti biasanya.
Tapi ciuman penuh gairah. Lebih dari yang tadi pagi kami lakukan. Lidah
kami saling bermain, mengisap, “mmmm…mmm..”

Ku lingkarkan tanganku di punggungnya, ku belai punggungnya. Tangan
kananku lalu membelau dadanya yang bidang, memainkan puting susu yang
kecil. Gerakanku ternyata merangsang Ricky, di peluknya aku lebih erat,
ku rasakan badannya tepat menindihku. Ricky mengalihkan ciumannya, ke
telingaku, “aaah,,mmm,,”

Tangannya menjelajahi badanku, menyentuh kedua gunung kembarku. Di belainya dengan lembut, membuatku mendesah tiada henti

“aaah,,mm,, masss,,,uhh,,,” badanku sedikit menggeliat karena geli. Bisa
ku rasakan vaginaku mulai basah karena tindakan tadi. Tangan Ricky,
kemudian masuk ke dalam tank topku, menjelajahi punggungku.

Seakan mengerti apa yang dicari Ricky, ku miringkan sedikit badanku dan
ku lumat bibirnya penuh nafsu. Ricky pun membalas dengan penuh nafsu dan
tidak ada 1 detik kait BH lepas. Ku rasakan tangan Nico langsung
kembali ke badanku dan mmbelai langsung kedua payudaraku.

“aaah,,,uhhh,,,”

“Sayang,,, tank topny dilepas, ya” ujarnya dengan nafas tersengal karena
penuh gairah. Tanpa persetujuan dariku, lepaslah tank top dan juga
BHku. Bagian atasku sudah tak berbusana. Ricky langsung menikmati kedua
payudaraku. Di remasnya payudaraku,,, membuatku menggeliat, mendesah,

“aaah,,sss…maass,,uhhh,,,,” Erangan dari mulutku tampaknya membuat Ricky
semakin bernafsu, dia kemudian mengulum dan mengisap pentil payudaraku,
“aaaahh,,,,ohhh,,,,,mmmm,,,” aku mengerang, mendesah, menggeliat
sebagai reaksi dari setiap tindakannya. Tangan kiri Ricky membelai
perutku dengan tangan kanan dan mulut yang masih sibuk menikmati
payudaraku yang mengeras. Ku rasakan tanga kiri Ricky cukup kesulitan
membuka celana jeansku.

Ku naikkan pinggulku dan kedua tanganku berusaha membukan kaitan celana
jeans dengan gemetar. Susah payah celana jeans itu akhrinya terlepas
juga. Tanga kiri Ricky tanpa membuang waktu langsung menyusup ke dalam
celana dalamku, membelai vaginaku yang sudah basah,
“aaahh,,,maass,,aah,,teruus,,ssshh,,mmmmm”

Cerita Dewasa : Kurasakan Ricky menekan klitorisku, “aaahh,,,,”
membuatku semakin mendesah dan bergetar. Apalagi Ricky masih mengisap
puting payudaraku. Tidak lama kemudian ku rasakan seluruh badanku terasa
kencang, vaginaku mengalami kontraksi dan aku menggeliat hebat,
“AAAHHH,,,,,,” sambil memegang pinggiran tempat tidur menyambut orgasme
pertamaku.

Ricky tampak puas dapat membuatku merasakan orgasme. Belum selesai aku
mengatur nafas, Ricky berada di antara kedua pahaku, dijilatinya kedua
payudaraku, turun ke bawah, menjilat kedua perutku. Membuatku merasa
geli penuh nikmat, “Oooh,,mass,,” Seakan tau apa yang ku inginkan, kedua
tangan Ricky melepas celana dalamku.

Tampakalah vaginaku yang memerah dengan sedikit rambut halus di sekitarnya. Ricky kemudian memainkan lidahnya di vaginaku.

Ricky menjilati, mengulum vaginaku, membuatku menggelinjang hebat dan ku
rasakan kedua kalinya, adanya kontraksi, “aaaaahh,,,,”. Aku orgasme
untuk kedua kalinya. Sensasi yang sangat menyenangakan.

Ricky belum puas dengan orgasmeku tadi. Setelah dia membersihkan
vaginaku, bisa kurasakan lidah Ricky menerobos masuk dan menyerbu
klitorisku. Nafasku semakin memburu dan dari bibirku a terus mengalir
alunan desahan kenikmtan yang tidak pernah ku bayangkan sebelumnya.

“Aahh,, mas,,aah,,uuhh,,, eeenaakk,,mmm,,sss”

Aku sangat menikmati oral yang diberikan Ricky. Kurasakan dorongan lidah
Ricky lebih dalam lagi ke dalam vaginaku, membuat cairan dari dalam
vaginaku terus mengalir tanpa henti. membuat Desahan yang keluar dari
mulutku semakin kencang.

Semakin lama Ricky memberikan rangsangan di dalam vaginaku, membuatku
menggeliat dan mengerang semakin kuat. Kurasakan lagi vaginaku
berkontraksi, dan aku pun orgasme.

Setelah orgasmeku reda, Ricky dengan wajahnya yang basah dan penuh
gairah menindih badanku yang sudah telanjang bulat. Ricky mengulum bibir
dan lidahku. Tangan kiriku kemudian menarik handuk yang masih menutupi
bagian bawahnya.

Membuatku merasakan penisnya menusuk perutku, membuatku semakin
bergairah. Ciuman kami semakin basah. Mulut kami terbuka lebar, bibir
saling beradu. Lidah Ricky dengan lincah menelusuri bagian luar dari
mulut dan daguku. aku pun membalas kelincahannya. Lidahku membasahi
mulut dan dagunya.

Setiap kali lidahnya menyapu permukaan kulitku, kurasakan api hasrat
liarku makin membesar. Lidah kami akhirnya bertemu. Aku makin bertambah
semangat dan terus mendesah nikmat. Tanganku menelusuri seluruh bagian
dari punggungku. Ricky membelai kepalaku dan tangan kirinya
meremas-remas pantatku yang bulat.

“aaahh,, mass,,,”

Ricky tiba-tiba menghentikan cumbuannya, “sayang… aku mencintaimu, aku
ingin kamu seutuhnya” dan mencium lembut bibirku yang sudah basah. Aku
sudah terlalu dipenuhi gairah karena segala tindakan Ricky. Hingga
rasanya bicara aku sulit.

Kulingkarkan kedua lengaku di leher Ricky dan kuhisap kedua bibirnya
dalam-dalam sebagai jawabanku. Aku ingin segera menanggalkan
keperawananku dalam pelukan Ricky.

Ricky mengalihkan ciuman bibirnya keleherku yang putih, menciuminya,
menjilatinya, membuatku semakin terangsang. Kurasakan penis Ricky
mengusap vaginaku, membuatku semakin bergairah, apalagi kedua payudaraku
yang sudah sangat mengeras dimainkan oleh Ricky.

Jilatan Ricky dari leherku terus kebawah hingga lidahnya menyentuh ujung
puting susuku yang makin membuat aku mengerang tak karuan,
“aaahh,,,oohh,,,mmm,,aahh” .Sementara puting susuku yang satu lagi masih
tetap dia pilin dengan sebelah tangannya.

Kemudian tangannya terus kebawah payudaraku dan terus hingga akhirnya
menyentuh permukaan vaginaku. Tak lama kemudian kurasakan penis Ricky
tenggelam di dalam vaginaku setelah susah payah karena vaginaku yang
sempit.

“Uuuh,,,aarggh,,,,” ku rasakan nyeri yang sangat hingga menangis.

“Sakit ya, sayang… sabar, ya.. Ntar juga hilang kok” Ricky
menenangkanku, sambil mencium mataku yang mengeluarkan air mata. Setelah
kurasakan vaginaku mulai terbiasa dengan kehadiran penis Ricky, Ricky
kemudian menggerakkan penisnya perlahan, keluar-masuk vaginaku. Semakin
lama gerakannya semakin cepat dan membuatku mendesah nikmat.

Makin lama makin cepat, kembali aku hilang dalam orgasmenya yang kuat
dan panjang. Tapi Ricky yang tampaknya nyaris tidak dapat bertahan,
semakin mempercepat gerakannya. Aku yang baru saja orgasme merasakan
vaginaku yang sudah terlalu sensitif berkontraksi lagi..

“Sayaang,, aku sudah mau keluar, dikeluarin di mana?” tanya sambil terengah-engah.

“Di dalam saja, mass,,” Toh, aku juga dalam masa tidak subur. jadi buat apa dikeluarin di luar, pikirku.

Tak lama kemudian aku segera mengalami orgasme bersamaan dengan Ricky.
Ku rasakan semburan di dalam liang vaginaku yang memberikan kenikmatan
tiada tara.

Ricky kemudian merebahkan diri di sampingku dan memeluk erat tubuhku.
Tubuh mungilku segera tenggelam dalam pelukannya. Tangan Ricky dengan
lembut membelai rambut panjangku, “Anggi sayang… Selamanya kita bersama
ya, sayang.” dan ciuman lembut, romantis mendarat di bibirku.

“Iya, mas..” ku cium bibirnya lambat tapi sesaat. kemudian ku rapatkan
badanku ke badannya. Ku lihat jam di kamar menunjukkan pukul 01.00,
mataku pun sudah lelah dan kami pun tidur dengan pulas.

Pagi menjelang, sinar matahari masuk ke dalam kamar melalu jendela dan
membangunkanku. Ada sedikit rasa terkejut melihat wajah Ricky karena
baru pertama aku tidur dengan laki-laki. Tapi teringat kejadian semalam
membuatku kembali terangsang.

Perlahan, ku cium bibi Ricky yang sedikit terbuka. Ternyata ciumanku
membangunkan Ricky yang kemudian membalas ciumanku dengan lebih
bergairah dan menggigit telingaku.

“Selamat pagi sayangku, cintaku,,” ucapnya.

“Pagi,,,” ku cium lagi bibirnya dan tak lama kami pun saling mengulum
bibir satu sama lai, dan memainkan lidah, menambah kenikmatan di pagi
hari. Karena ingin sedikit iseng, ku lepas ciumanku

“Aku mandi dulu, ya…” belum sempat aku berdiri, baru duduk, Ricky
menarik perutku, menciuminya dengan lembut. Membuatku menahan keinginan
untuk meninggalkan tempat tidur.

“Nanti saja sayang..” Perlahan ciuman Ricky dari perut naik menuju
leherku, menjilatinya, membuatku mendesah nikamat, “aahh..mmm..”

Ricky menjilati leherku dari belakang. Tangan kanannya meremas-remas
payudaraku dan tangan kirinya menekan vaginaku. Ku rasakan jarinya masuk
menyusuri liang vaginaku, memainkan klitorisku. Tak lama badanku pun
menggeliat, pinggulku terangkat, dan orgasme pertama pagi itu datang. Bacaan sex top: Cerita Dewasa IGO Bispak Ressa Sigadis Hypersex

Dengan lembut Ricky memangkuku. Diletakannya aku di atas kedua pahanya. Kakiku melingkar di punggungnya.

Kami pun berciuman dan Ricky perlahan memasukkan penisnya ke dalam
vaginaku. Ricky kemudian memompa penisnya, membuatku menggelinjang penuh
nikmat. Sambil memainkan penisnya, Ricky menikmati kedua payudaraku
yang mengeras.

“aaah,,aah,,aahh,,” semakin lama, semakin cepat, dan aku merasakan
vaginaku kembali berkontraksi. Ku peluk kepala Ricky dengan erat dan aku
mengerang karena orgasme

“Aaaaaaahhhh….” yang disusul dengan Ricky yang juga mencapai puncaknya.

Setelah itu kami bercumbu lagi beberapa saat kemudian baru mandi dan
pulang ke kota meninggalkan seprei kamar yang basah karena cairanku dan
Ricky serta bercak darah pertanda hilangnya keperawananku. – Situs dewasa sex online terlengkap, novel sex terupdate, novel sex
dewasa, novel xxx terbaru, novel cerita hot, novel cerita bokep, novel
cerita porno, novel mesum, novel abg ml, novel tante selingkuh, novel
janda hypersex, novel sex terpanas, novel perawan suka bugil.

Cerita
Sex / Cerita Dewasa / Cerita Mesum / Cerita Panas / Cerita Porno /
Cerita Bokep / Cerita Sex Tante / Cerita Sex ABG / Cerita Sex Janda /
Cerita Sex Perawan / Cerita HOT / Kisah Sex / Sex Bergambar / Foto Seks

cerita xxx igo
Gravatar Image
NovelSeks.org Merupakan media hiburan bagi orang dewasa berumur 20 tahun keatas, bagi yang belum mencapai batas umur saya mohon kesadarannya untuk segera meninggalkan blog ini. Bagi yang cukup umur silahkan menikmati sajian cerita cerita panas igo nakal terbaru 2017 yang telah kami sudur dari berbagai sumber blog lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *