Cerita Dewasa IGO Memuaskan Birahi Janda Tetanggaku

Posted on
Cerita Dewasa IGO Memuaskan Birahi Janda Tetanggaku – Cerita ngentot terhot, Sebelumnya kisah sex yang pernah saya publish ialah Cerita Dewasa IGO Termewah Diobok-Obok Tante LiarCerita
sex terbaru, novel sex terlengkap, cerita dewasa terupdate, cerita
mesum terbaik, cerita ngentot terpopuler, cerita bokep terselubung,
cerita xxx terhot, cerita ml abg perawan, cerita porno janda binal
| Sebut saja namanya mbak Sari, dia adalah seorang janda yg ditinggal mati
karena kecelakaan pesawat yg dialaminya. Mbak Sari meski sdh gak muda
lagi dan sdh mempunyai anak, mbak Sari masih memiliki tubuh yg sangat
ideal sekali. Orangnya tinggi, kulitnya putih bersih, dan yg paling
menggairahkan adalah buah dadanya yg besar sekali, aku kira ukurannya
38B. bongkahan pantatnya juga tak kalah besar, sering aku nafsu ketika
melihat mbak anik berjalan dan aku melihat bongkahan pantatnya naik
turun secara bergantian.

Cerita Dewasa IGO Memuaskan Birahi Janda Tetanggaku
Cerita, Dewasa, IGO, Memuaskan, Birahi, Janda, Tetanggaku, Cerita Sex Janda 2017, Cerita Sex HOT 2017, Cerita Mesum Janda bispak, Cerita Ngentot Janda binal igo, cerita sex terbaru, cerita dewasa, cerita mesum terbaru, cerita sex mesum, cerita mesum 18, cerita mesum baru, cerita mesum terkini, cerita mesum 17, cerita mesum terhot, koleksi cerita mesum, mesum cerita, kumpulan cerita mesum bergambar, galeri cerita mesum, cerita mesum paling panas, cerita mesum dan fotonya,

Novel Seks – Dua anaknya yg masih kecil mungkin sdh tidur. Kadang ia duduk di bangku
panjang di sudut rumahnya yg berseberangan dgn tempat kami nongkrong.
Matanya menerawang jauh, mungkin setelah sebulan menjadi janda ia mulai
merasakan sepinya tidur sendirian.

Kumpulan cerita dewasa, cerita dewasa 2016, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa igo, cerita dewasa igo terbaru, cerita dewasa igo bugil, cerita dewasa igo 2016

Usianya memang belum terlalu tua, sekitar tiga puluh lima tahun. Usia
dalam gejolak, kata judul film tahun 80-an. Usia yg lagi
matang-matangnya dgn gairah yg bergejolak. Punggungnya yg melengkung,
bongkok udang kata orang, menimbulkan fantasi seksual yg luar biasa.

Mbak Sari merebahkan dirinya di atas bangku panjang yg didudukinya.
Kedua kakinya dinaikkan ke atas bangku. Kami saling memandang dan
menyikut sambil tersenyum.

“Tuh sdh dikasih kode, siapa berani duluan maju?” salah seorang menyeletuk pelan.

“Dia ingin menunjukkan badannya masih oke punya,” yg lain menimpali.
Akibatnya acara main gitar jadi kacau berantakan. Tak lama Mbak Sari
masuk kembali ke dalam rumahnya. Akhirnya kamipun bubar pulang kembali
ke rumah masing-masing.

Koleksi Cerita Panas Terbaru 2017, Karena kebelet pipis, aku memutar menuju ke sumur di belakang rumah Mbak
Sari. Baru saja kubuka ritsluiting celanaku terdengar pintu belakang
rumahnya dibuka. Buru-buru aku naikkan lagi ritsluitingku.

“Eh Mbak Sari.. Belum tidur? Maaf numpang buang air Mbak. Sdh nggak tahan nih,” kataku tersipu malu.

“Kalau mau kencing masuk aja ke dalam kamar mandi sana, nanti kelihatan
orang,” katanya. “Ya Mbak, maaf ya Mbak!” Akupun masuk ke dalam kamar
mandi, sementara Mbak Sari berdiri di dekat sumur. Kelihatannya ia juga
ingin buang air kecil. Cerita Sex Terbaru

Sebentar kemudian akupun keluar dari kamar mandi dgn perasaan lega. Mbak
Sari menggamit lenganku dan berkata, “Dim.. Tolong tungguin aku
sebentar, aku mau pipis juga. Entah kenapa malam ini aku merasa agak
takut” Entah dgn terpaksa atau senang hati kuturuti permintaannya.

Toh tidak memberatkan. Terdengar desisan air dan disusul dgn beberapa
kali guyuran air. Aku sdh mulai dgn analisa situasi. Sekarang ini
mungkin temanku yg rumahnya di samping ini belum tidur dan menungguku di
depan.

Kupikir keadaan belum memungkinkan untuk beraksi, namun kutunggu sampai
Mbak Sari keluar dari kamar mandi untuk sekedar mengetahui sinyal atau
tanda-tanda awal dari gerak tubuh dan sikapnya. Mbak Sari keluar dari
kamar mandi.

Kuperhatikan sebentar, ternyata tubuhnya memang masih oke. Tingginya
hampir sama dgnku dgn bahu lebar dan kekar untuk seorang perempuan.
Rambutnya keriting papan tergerai sampai di bawah bahu.

Cerita Sex Puaskan Birahi Tetanggaku | Ditunjang lagi dgn dadanya yg
cukup besar, mungkin 36. “Terima kasih Dim sdh menungguiku,” katanya
sambil sedikit mendorong tubuhku agar ia bisa lewat. Aku baru sadar
ternyata tempat aku berdiri memang di dekat tembok pembatas sumur yg
sempit, sehingga tidak bisa dilalui dua orang bersama-sama.

Dgn gerakan seolah-olah tanpa sengaja dadanya sengaja menggesek
lenganku. Kurasakan sebuah tekanan lembut pada lenganku. Sepertinya ia
tidak mengenakan BH. “Ya Mbak. Sama-sama. Mari Mbak saya mau pulang,”
kataku sambil beranjak pergi.

Satu tanda telah kudapat, tp aku harus bersabar dulu. Tidak untuk malam
ini, gumamku dalam hati. Mbak Sari masuk ke rumahnya lewat pintu
belakang. Tp kulihat pintunya belum tertutup dgn sempurna dan ada baygan
di balik pintu.

Rupanya ia mengintipku dan menunggu reaksiku. Aku melihat ke arah pintu
sambil tersenyum dan seolah-olah sedang membetulkan posisi burungku yg
miring. Beberapa hari kemudian aku sedang melintas di depan rumahnya
tiba-tiba aku dipanggil.

“Dim.. Dimas. Saya mau minta tolong sebentar. Tape saya suaranya
tiba-tiba pecah. Boleh kan minta tolong sebentar?” katanya. Ia
mengenakan kulot biru dgn kaus kuning berkerah tanpa lengan. Aku
berpikir sebentar.

Sebenarnya aku tidak punya latar belakang keahlian di bidang
elektronika, hanya sekedar tahu sedikit saja. Kupikir tidak ada salahnya
mencoba menolongnya membetulkan tape-nya. Kalaupun tidak bisa pasti dia
bisa memaklumi karena memang bukan bidangku.

Aku masuk ke dalam rumahnya, kelihatan sepi karena anaknya masih
sekolah. Setelah menjanda Mbak Sari mencoba membuka usaha salon
kecSarian di rumahnya. Nampaknya usahanya berhasil dan mulai mendapatkan
pelanggan tetap.

“Mana tape-nya Mbak, biar saya lihat dulu?” tanyaku. “Ada di kamar,
masuk saja ke kamar. Nggak apa-apa kok,” jawabnya. Aku masuk ke dalam
kamar dan kuambil tape-nya dan beberapa kaset untuk mencoba kemudian
kubawa keluar.

Setelah kuhubungkan dgn aliran listrik, aku mencoba menghidupkannya.
Ternyata memang suaranya tidak sempurna. Analisaku headnya kotor atau
kendor bautnya. “Minta alkohol dan kapas Mbak! Kalau ada obeng kecil
sekalian” Aku yakin dia tidak punya head cleaner, jadi biar kucoba
bersihkan pakai alkohol saja.

Sebentar kemudian ia sdh kembali dgn membawa kapas, sebuah botol plastik
kecil dan obeng kecil. “Ini Dim. Alkoholnya nggak ada tp Bapaknya dulu
kalau membersihkan tape biasanya pakai ini,” sambil mengangsurkan
bawaannya.

Kuterima dan kuperhatikan, ternyata dugaanku salah. Ia masih menyimpan
head cleaner. Kubersihkan head tape dan rodanya, kemudian kucoba
menghidupkannya lagi. Lumayan, sekarang suaranya sdh mulai bening, namun
bas dan treblenya belum pas.

Kuambil obeng kecil dan mulai menyetel baut headnya. Beres, suara
tapenya kembali normal. “Sdh Mbak. Beres, kini tinggal upahnya saja,”
kataku sambil tersenyum.

“Berapa?” balasnya. “Nggak kok Mbak, cuma bercanda. Bukan pekerjaan
sulit atau mengeluarkan tenaga” “Jangan Dim. Keahlian seseorang kan
harus dihargai. Apapun bentuk penghargaannya” Aku teringat sdh lama
tidak creambath.

Mumpung di sini sekalian creambath saja. Aku bukan ingin creambath
gratis untuk bantuanku tadi, tp memang sdh saatnya aku creambath. “Aku
mau creambath, bisa sekarang Mbak?” tanyaku. “Boleh. Duduk di kursi
sana, sebentar aku siapkan peralatannya” Aku duduk di sebuah kursi putar
di depan meja rias.

Lumayan lengkap juga peralatannya. Mbak Sari datang dgn membawa seember
air dan gayung. Maklum saja ia belum memasang shower untuk keramas.
“Pindah di sini. Keramas dulu biar bersih” Akupun menurut saja dan duduk
setengah berbaring telentang di bak keramas salon.

Mbak Sari kemudian menuangkan shampoo dan mengusapkannya dgn lembut di
kepalaku. Karena posisiku yg setengah telentang aku dapat menyaksikan
muka dan dadanya yg berada di atas kepalaku. Dadanya kemudian dimajukan
tetap di atas mukaku hanya berjarak sekitar 20 cm. Aku mulai menjadi
pusing dgn kondisi ini. Cerita Mesum Janda

“Yuk kembali ke kursi tadi!” perintahnya. Kami kembali ke depan meja
rias. Mbak Sari segera mengurut kepalaku dgn cream. Sejam kemudian ia
sdh menyelesaikan pekerjaannya. Kini rambutku dikeringkannya dgn hair
dryer.

Sambil menyisir rambutku dadanya ditekankan ke tengkukku. Terasa lembut
namun sedikit kendor. K0ntolku segera bereaksi dgn perlahan- lahan mulai
membesar.

“Dari mana tadi, pagi-pagi kok sdh rapi?” tanyanya.

“Jalan-jalan ke sawah di belakang kampung. Musim kemarau, jadinya kurang
air dan mungkin bisa jadi akan kekeringan,” jawabku. Dari kaca meja
rias kulihat mukanya agak merah mendengar kataku tadi. Selesai menyisir
rambut ia malah membuka dua kancing teratas kemejaku dan mengurut bahuku
dgn sedikit body lotion.

Napasnya menyapu tengkukku, terdengar berat dan agak terengah-engah.
Entah karena mengeluarkan tenaga untuk memijatku atau menahan nafsu. Aku
terlena dgn pijatannya dan merasa nyaman sekali, tidak terlalu kuat
atau terlalu lemah. Pas susunya, karena dadanya selalu ikut memijat
belakang kepalaku. Melihat aku keenakan dipijat Mbak Sari menawariku
untuk pijat badan.

“Dim, mau badanmu dipijat? Ayo ke dalam saja kalau mau kupijit, biar
seger badanmu,” katanya sambil menarik tanganku ke arah kamarnya. Aku
semakin pusing, bukannya badan bertambah segar nanti malahan pegal yg
akan kudapat.

Aku ragu dan melirik ke arah pintu, takut kalau ada pelanggan lain yg
masuk ke salonnya. Tp ia tak peduli dan terus menarikku ke dalam
kamarnya. Aku menyerah. Que sera sera, whatever will be will be. Sampai
di dalam kamar ia menyuruhku melepas baju dan berbaring tengkurap.

Celana panjangku tetap kupakai dan tergantung apa yg terjadi nanti.
Kalau harus dibuka kenapa tidak? Mbak Sari keluar kamar dan kudengar
pintu depan ditutup serta suara rel korden yg berderik. Aku meluruskan
posisi adik kecilku yg sedikit mengganjal agar nyaman dan tidak
terlipat.

Cerita Sex Puaskan Birahi Tetanggaku | Berabe kan kalau patah akibat
terlipat dan ditindih badanku. Ia kembali dgn membawa handuk kecil, body
lotion, piring kecil dan minyak kayu putih. Dicampurnya minyak kayu
putih, body lotion dan sedikit cairan lain yg baunya sangat lembut,
antara jasmine dan rose. Ia kemudian mulai mengurut punggungku dgn
campuran tadi.

Ada rasa hangat minyak kayu putih dan harum mawar melati (semuanya
indah!). Setelah itu kemudian tanganku diurut mulai dari lengan sampai
jari. “Berbalik Dim!” katanya lembut. Aku berbalik dan segera tangannya
mengurut bahu bagian depan dan dadaku.

Kini urutannya lebih tepat disebut usapan yg mempermainkan bulu dada,
puting dan tentu saja gairahku yg menggelora. Bibirnya tersenyum kecil
seolah-olah anak kecil yg mendapatkan mainan baru. Padahal mainannya
masih tertutup celana.

“Hh..” Ia menarik napas dalam dan mneghembuskannya kuat-kuat. Leher dan
tangannya berpeluh setelah memijatku. Disekanya dadaku dgn handuk basah
yg sdh disiapkannya. Aku berbalik agar ia bisa mengeringkan punggungku.

Setelah mengeringkan punggungku ia berbaring di sampingku. Aku kembali
dalam posisi telentang. “Kini giliranku yg meminta upah,” katanya sambil
tersenyum lebar. “Apa upahnya?” pancingku. “Kamu tadi berkata sawah di
kampung kita kekurangan air.

Aku ingin kamu mengairi sawahku yg juga sdh lama tidak disiram,” katanya
manja dan langsung memeluk dan menciumku. Que sera sera, quo vadis,
eureka, ereksi dan seterusnya aku tidak mengerti lagi. Kupegang kedua
bahunya dari belakang dan kupijit perlahan. Ia menggeliat dan
mengusapkan pipinya pada lengan kananku.

Cerita Sex Puaskan Birahi Tetanggaku

Kuputar badannya sehingga kini kami saling berhadapan. Kupegang
kepalanya dan kutengadahkan mukanya ke mukaku. Ia menjatuhkan kepalanya
ke dadaku. Kupegang bahunya dan kutempelkan pipiku ke pipinya. Ia
berbisik, “Puaskan aku sekarang.

Airi sawahku sampai becek dan berlumpur..” Kupeluk dia dan ia semakin
merapatkan kepalanya di dadaku. Rambutnya yg keriting papan kusingkapkan
ke atas. Kucium bulu halus di leher belakangnya. “Ssh.. kamu pandai
membangkitkan gairah,” rintih Mbak Sari sambil memejamkan matanya.

Lidahku menerobos ke mulutnya dan menggelitik lidahnya. Mbak Sari
membalas ciumanku dgn lembut. Tanganku mulai bekerja di atas dadanya dan
kuremas buah dadanya. Kurasakan payudaranya sdh agak kendor.

Jariku terus menjalar mulai dari dada, perut, pinggang terus ke bawah
hingga pahanya. Mbak Sari makin sering menggeliat. Lidahku beraksi di
lubang telinganya dan gigiku menggigit daun telinganya. Tangannya
meremas isi celanaku yg mulai memberontak.

Kusapukan bibirku ke lehernya dan kutarik pelan- pelan ke bawah sambil
mencium dan menjilati lehernya yg mulus. Mbak Sari mendongakkan kepala
memberikan tempat bagi bibirku. Tangannya memeluk leherku dan ia semakin
merepatkan tubuhnya ke dadaku, sehingga dadanya yg masih terbungkus
kaus menekan dadaku.

Diusap- usapnya dadaku dan kemudian putingku dimainkan dgn jarinya.
Kucium bibirnya dan kini ia membalas dgn lumatan ganas. Kubuka kausnya
dan kutarik celana kulotnya dan sekaligus celana dalamnya ke bawah.

Kulit yg mulus, lembah yg indah dgn padang rumput yg cukup lebat
terlihat di sela pahanya. “Eehhngng…” Ia mendesah ketika lehernya
kujilati. Mbak Sari berguling dan menindih tubuhku. Tanganku bergerak
punggungnya.

“Tik…” pengait bra-nya terbuka. Kunaikkan cup bra-nya. Kini buah dadanya
terbuka di hadapanku. Buah dadanya yg besar namun sdh sedikit kendor
menggantung di atasku. Putingnya yg berwarna coklat kemerahan mulai
mengeras.

Digesek- gesekkannya putingnya di atas dadaku. Perlahan tanganku
mengusap bahunya dan sekaligus menurunkan tali bra-nya. Bibirnya kini
semakin lincah menyusuri wajah, bibir dan leherku. Mbak Sari mendorong
lidahnya jauh ke dalam rongga mulutku kemudian memainkan lidahku dgn
menggelitik dan memilinnya.

Mbak Sari menggeserkan tubuhnya ke arah bagian atas tubuhku sehingga
payudaranya tepat berada di depan mukaku. Segera kulumat payudaranya dgn
mulutku. Putingnya kuisap pelan dan kujilati.

“Aacchh, Ayo Dimas.. Lagi.. Teruskan Dimas.. Nikmat.. Teruskan”
Kemaluanku semakin mengeras. Kusedot payudaranya sehingga semuanya masuk
ke dalam mulutku kuhisap pelan namun dalam, putingnya kujilat dan
kumainkan dgn lidahku.

Dadanya bergerak kembang kempis dgn cepat detak jantungnya juga
meningkat. Napasnya berat dan terputus- putus. Tangannya menyusup di
balik celanaku, kemudian mengelus, meremas dan mengocok kemaluanku dgn
lembut. Ia melepas ikat pinggang dan menarik resluiting celanaku.

Pantatku kunaikkan dan dgn sekali tarikan, maka celana panjang dan
celana dalamku sekaligus sdh terlepas. Kini kami dalam keadaan polos
tanpa selembar benang. Bibirnya mengarah ke leherku, mengecup,
menjilatinya kemudian menggigit pundakku.

Napasnya dihembuskannya ke dalam lubang telingaku. Kini dia mulai
menjilati putingku dan tangannya mengusap bulu dadaku sampai ke
pinggangku. Aku semakin terbuai. Kugigit bibir bawahku untuk menahan
rangsangan ini. Kupeluk pinggangnya erat- erat.

Tangan kiriku kuarahkan ke celah antara dua pahanya. Jari tengahku masuk
sekitar satu ruas jari ke dalam lubang guanya. Kuusap dan kutekan
bagian depan dinding mEmeknya dan kemudian jariku sdh menemukan sebuah
tonjolan daging seperti kacang.

Cerita Sex Puaskan Birahi Tetanggaku

Setiapkali aku memberikan tekanan dan kemudian mengusapnya Mbak Sari
mendesis “Huuhh.. Aauhh.. Engngnggnghhk” Ia melepaskan tanganku dari
selangkangannya. Mulutnya bergerak ke bawah, menjilati perutku.

Tangannya masih mempermainkan k0ntolku, bibirnya terus menyusuri perut
dan pinggangku, semakin ke bawah. Ia memandang sebentar kepala k0ntolku
yg mengkilat dan kemudian mengecup batang k0ntolku. Mbak Sari kembali
bergerak ke atas, tangannya masih memegang dan mengusap kejantananku yg
telah berdiri tegak.

Kembali kami berciuman. Buah dadanya kuremas dan putingnya kupilin dgn
jariku sehingga dia mendesis perlahan dgn suara yg tidak jelas. “Sshh..
Sshh.. Ngghh..” Perlahan lahan kemudian ia menurunkan pantatnya sambil
memutar-mutarkannya.

Kepala k0ntolku dipegang dgn jemarinya, kemudian digesek-gesekkan di
mulut mEmeknya. Terasa sdh licin berlendir. Dia mengarahkan kejantananku
untuk masuk ke dalam mEmeknya. Ketika sdh menyentuh lubang guanya, maka
kunaikkan pantatku perlahan.

Mbak Sari merenggangkan kedua pahanya dan pantatnya diturunkan. Kepala
k0ntolku sdh mulai menyusup di bibir mEmeknya. Kugesek-gesekkan di bibir
mEmeknya. Mbak Sari merintih dan menekan pantatnya agar k0ntolku segera
masuk.

“Ayolah Dimas.. Naikkan pantatmu.. Dorong sekarang. Ayo.. Masukkan
batangmu.. Pleasse..!!” Mbak Sari bergerak naik turun dgn perlahan.
MEmeknya terasa licin dan agak becek. Kadang gerakan pantatku kubuat
naik turun dan memutar.

Mbak Sari terus melakukan gerakan memutar pada pinggulnya. Ketika
kurasakan lendir yg membasahi mEmeknya semakin banyak maka kupercepat
gerakanku. “Dimas… Ouhh.. Nikmat.. Oouuhh.” desisnya sambil menciumi
leherku. Kakinya menjepit pahaku. Dalam posisi ini gerakan naik turunnya
menjadi bebas.

Tangannya menekan dadaku. Kucium dan kuremas buah dadanya yg
menggantung. Kepalanya terangkat dan tanganku menarik rambutnya
kebelakang sehingga kepalanya semakin terangkat. Setelah kujilat dan
kukecup lehernya, maka kepalanya turun kembali dan bibirnya mencari-cari
bibirku. Kusambut mulutnya dgn satu ciuman yg panas.

Mbak Sari kemudian menggerakkan pantatnya maju mundur sambil menekan ke
bawah sehingga k0ntolku tertelan dan bergerak ke arah perutku. Rasanya
seperti diurut dgn lembut namun bertenaga.

Semakin lama- semakin cepat ia mengerakkan pantatnya. Desiran yg
mengalir ke k0ntolku kurasakan semakin cepat. “Mbak Sari.. Mbak.. Ouuhh”
“Ouhh.. Sshh.. Akhh!” Desisannyapun semakin sering. Aku tahu bahwa ia
akan segera menggapai puncak kenikmatannya. Bacaan sex top: Cerita Dewasa Gairah Mesum Model HOT IGO Terhot

Kini k0ntolku kukeraskan dgn menahan napas dan mengencangkan otot yg sdh
terlatih oleh senam Kegel. Ia merebahkan tubuhnya ke atas tubuhku,
matanya berkejap-kejap dan bola matanya memutih.

Giginya menggigit bibir bawahnya kuat-kuat. Akupun merasa tak tahan lagi
dan akan segera memuntahkan laharku. Aku berguling dan kini aku berada
di atas. Kupompa mEmeknya dgn cepat dan akhirnya beberapa saat
kemudian.. “Dimas.. Sekarang sayang.. Sekarang.. Hhuuaahh. Aku
sampai..!” Ia memekik kecil.

Kutekan pantatku sekuatnya. Dinding mEmeknya berdenyut kuat menghisap
k0ntolku. Ia menaikkan pinggulnya. Bibirnya menciumiku dgn
pagutan-pagutan ganas. Desiran dan tekanan aliran lahar yg sangat kuat
memancar lewat lubang kejantananku.

“Mbaakk.. Ouhh.. Aa.. Tikk..!” Kupeluk tubuhnya erat-erat dan kutekankan
kepalaku di lehernya. Napas yg bergemuruh kemudian disusul napas
putus-putus dan setelah tarikan napas panjang aku terkulai lemas di atas
tubuhnya.

Akhirnya janda 35 tahun itu ku setubuhi dgn dasar suka sama suka, walau
terjadi bermula tanpa direncana, tp pergumulan atau hubungan seks kami
terus berlanjut, dan tapa kami sadari hubungan seks itu semakin nikmat,
bahkan lebih nikmat dari abg, janda binal memang sangat nikmat. – Situs dewasa sex online terlengkap, novel sex terupdate, novel sex
dewasa, novel xxx terbaru, novel cerita hot, novel cerita bokep, novel
cerita porno, novel mesum, novel abg ml, novel tante selingkuh, novel
janda hypersex, novel sex terpanas, novel perawan suka bugil.

Cerita
Sex / Cerita Dewasa / Cerita Mesum / Cerita Panas / Cerita Porno /
Cerita Bokep / Cerita Sex Tante / Cerita Sex ABG / Cerita Sex Janda /
Cerita Sex Perawan / Cerita HOT / Kisah Sex / Sex Bergambar / Foto Seks

cerita xxx igo
Gravatar Image
NovelSeks.org Merupakan media hiburan bagi orang dewasa berumur 20 tahun keatas, bagi yang belum mencapai batas umur saya mohon kesadarannya untuk segera meninggalkan blog ini. Bagi yang cukup umur silahkan menikmati sajian cerita cerita panas igo nakal terbaru 2017 yang telah kami sudur dari berbagai sumber blog lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *