Birahi Sex Anak Pelanggan

Posted on

Cerita Dewasa IGO Spesial Birahi Sex Anak PelangganCerita sex, cerita dewasa, cerita ngentot, kisah panas, kisah porno, kisah bokep, kisah xxx, kisah mesum, kisah sex terbaru, kisah sex 2017, Perkenalkan namaku Ervin, umurku 32 tahun dan aku bekerja disalah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa perbaikan parabola. Aku sudah bekerja diperusahaan itu sudah kurang lebih 2 tahun dan selama itu juga aku sudah mendapatkan banyak pelanggan. Mungkin karena aku ramah dan servisku yang baik maka para pelangganku selalu saja menghubungiku tiap kali parabolanya rusak.

Kumpulan Cerita Dewasa IGO Spesial Birahi Sex Anak Pelanggan Terbaru 2017

Cerita Dewasa IGO Spesial Birahi Sex Anak Pelanggan
Cerita Dewasa IGO Spesial Birahi Sex Anak Pelanggan

Novelseks.org Kali ini aku akan menceritakan pengalaman pribadiku dengan anak pelangganku yang bernama Yolla. Gadis muda yang berumur sekitar 15 tahun. Yolla adalah anak dari pelangganku yang bernama bu Emi. Gadis kecil yang manis, cantik dan juga sangat ganas dalam berhubungan sex. Langsung saja keceritaku…

Waktu itu kalau gak salah hari sabtu aku mendapatkan sebuah telpon dari bu Emi pelangganku. Bu Emi menyuruhku segera kerumahnya untuk memperbaiki parabolanya yang rusak karena hujan deras tadi malam. Karena aku juga sudah dekat dengan bu Emi, maka aku segera menuju rumahnya. Tk berapa lama kemudian, akhirnya aku sampai dirumah bu Emi dan disana aku disambut oleh seorang anaknya yang bernama Yolla. Karena bu Emi sudah menjadi langgananku, maka aku langsung disuruh masuk kedalam rumahnya.

Saat itu kulihat suasana rumah bu Emi sangat sepi sekali hanya ada Yolla yang dirumah dan masih menggunakan seragam sekolahnya. Dan kulihat Yolla juga baru saja pulangdari sekolahnya.

“Ibumu pulang jam berapa Yoll..?” tanyaku

“Biasanya sih sore sekitar jam setenagh 6’an gitu” jawabnya

“Owh…tadi om disuruh kesini buat betulin parabola dirumahmu. Apa masih gak keluar gambarnya..?” tanyaku

“Iya om.. sampai Yolla gak bisa nonton film kesukaan Yolla, rugi deh jadinya..” jawab Yolla

“Sebentar yah, om betulin dulu parabolanya..” balasku

Kemudian aku segera naik keatas genteng dan singkat kata kurang lebih 15 menit saja aku sudha bisa membenarkan posisi parabola yang tergeser karena tertiup angin kencang tadi malam.

Naaah, awal pengalamanku bermula saat aku mau turun dari genteng, lalu minta tolong pada Yolla untuk memegangi tangganya. Ketika itu Yolla sudah ganti baju sergamnya dengan kaos oblong ala Bali. Kedua tangan Yolla terangkat keatas memegangi tangga, akibatnya kedua lengan kaosnya merosot kebawah dan ujung kerahnya yang kedodoran membuka sangat lebar. Pembaca pasti ingin ikut melihat karena dari atas pemandangannya sangat jelas terlihat. Ketiak Yolla ditumbuhi bulu-bulu tipis sangat sensual sekali, kemudian dari ujung kerahnya kulihat gumpalan toketnya yang kencang dan putih mulus yang membuat batang k0ntolku seketika berdenyut dan mulai mengeras. Sebuah pemandangan yang sangat membuatku terangsang.

Yolla gak pakai bra, mungkin karena kepanasan, toketnya berukuran lumayan namun jelas terlihat sangat kencang, namanya juga toket remaja yang belum terkena polusi. Dengan menahan nafsuku, perlahan kuturuni anak tangga sambil sesekali mataku melirik kebawah. Yolla nampak gak menyadari kalau aku sedang menikmati keindahan buah dadanya. Namun yaaaah.. sebaiknya begitu. Gimana jadinya kalau Yolla tahu kemudian tiba-tiba tangganya dilepas, dijamin minimal pasti aku jatuh dan patah tulang. Yang pasti setelah sampai kebawah, pikiranku jadi kurang konsentrasi pada tugas.

Aku baru ingat kalau saat itu keadaan rumah ini hanya ada aku dan Yolla sigadis remaja yang cantik. Yolla memang cantik dan nampak sudah dewasa dengan mengenakan baju santai ketimbang seragam sekolah. Seperti biasanya, mataku menaksir wanita habis wajah kemudian turun kebetis kemudian naik lagi ke bagian dada. Kulihat Yolla pantas kukasih nilai 90. Dna melihat aku memandangi tubuh molek Yolla, kemudian Yolla berkata,

“Om kok memandangku begitu sih.. aku jadi malu donk..” ujarnya setengah manja sambil mengibaskan majalah kemataku

“Wahh.. sorry deh Yoll.. habis selama ini om baru menyadari kecantikanmu” balasku sekenanya sambil tanganku menepuk pipinya

seketika wajah Yolla langsung memerah, barangkali tersinggung, memang dulu-dulunya nggak cakep seperti sekarang.

“Idiiiiihh.. om kok jadi genit deh..” balas Yolla sambil tersneyum manis dan Duiiiilah senyumnya bikin hati gemes, terlebih merasa dapat angin harapan.

Kemudian setelah itu kucoba menyalakan TV dan langsung muncul SCTV. Beres deh, tinggal merapikan kabel-kabel yang berantakan dibelakang TV.

“Sekarang dicoba Yoll.. bantuin om pegangin kabel merah ini..” ujarku

Dan karena posisi TV sedikit rendah maka Yolla terpaksa jongkok didepanku sambil memegang kabel warna merah yang kusuruh tadi. Kaos terusan Yolla yang pendek gak cukup untuk menutupi seluruh kakinya, akibatnya sudah bisa diduga. Paha Yolla yang sangat mulus dan putih bersih berkilauan didepanku, bahkan sempat terlihat warna CD Yolla. Seketika itu juga jantungku seperti berhenti berdetak kemudian berdetak dengan cepatnya. Dan semkain bertambah cepat lagi saat tangan Yolla diam saja saat kupegang untuk mengambil kabel merah kembali. Punggung tangannya kubelai, Yolla diam saja sambil menundukkan wajah. Aku pun segera memperbaiki posisiku kala tangannya kuremas Yolla telah mengeluarkan keringat dingin. Kemudian perlahan kudongakkan wajahnya serta kubelai sayang rambutnya.

“Yolla…kamu cantik sekali.. Boleh om menciummu?” ujarku kubuat sesendu mungkin untuk menarik simpati Yolla

Yolla hanya diam saja namun perlahan matanya terpejam. Bagiku sikap Yolla itu adalah jawaban. Perlahan kukecup keningnya dan kemudian kedua pipinya. Dan setengah ragu kutempelkan bibirku kebibirnya yang membisu. Tanpa kuduga Yolla membuka sedikit bibirnya. Itu-pun juga sebuah jawaban. Selanjutnya terserah anda.

Segera kulumat bibirnya yang empuk dan terasa lembut sekali. Lidahku mulai menggeliat ikut meramaikan suasana. Tak kuduga pula Yolla menyambut dengan hangat kehadiran lidahku, Yolla mempertemukan lidahnya dengan lidahku. Kujilati seluruh rongga mulutnya sepuas-puasnya, lidahnya kusedot, Yolla-pun mengikuti caraku.

Perlahan tubuh Yolla kurebahkan kelantai. Mata Yolla menatapku sayu. Dan kubalas dengan kecupan lembut dikeningnya lagi. Kemudian kembali kulumat bibirnya yang sedikit terbuka. Tanganku yang sejak tadi membelai rambutnya, rasanya kurang puas, sekarang saat yang tepat untuk mulai mencari titik-titik rawan. Kusingkap perlahan ujung kaosnya. Karena Yolla memakai kaos terusan, pahanya yang mulus mulai terbuka sedikit demi sedikit.

Sengaja aku bergaya softly, karena sadar yang kuhadapi adalah gadis muda berumur 16 tahun. Harus penuh kasih sayang dan kelembutan, sabar menunggu hingga Yolla dimabuk kepayang. Dan kelihatannya Yolla bisa memahami sikapku, saat aku kesulitan menyingkap kaosnya yang tertindih pantat, Yolla sedikit mengangkat pinggulnya. Wah, sungguh seorang gadis remaja yang penuh pengertian.

“Aaaahh.. Aaaaahh..” hanya suara desahan yang keluar dari mulutnya sata mulutku mulai mencium batang lehernya. Sementara tanganku sedikit menyentuh ujung CD-nya kemudian bergeser sedikit lagi ketengah. Kurasakan CD Yolla sudah lembab. Tanganku menemukan gundukan lunak yang erotis dengan belahan tepat ditengahnya. Aku tak kuasa menahan gejolak nafsuku lagi, kuremasi gundukan itu dan Yolla memejamkan matanya rapat-rapat dan menggigit sendiri bibir bawahnya.

Suasana yang panas menambah panas tubuhku yang sudah panas. Segera kulucuti bajuku, juga celanaku hingga sekarang tinggal tersisa CD-ku saja. Tanpa ragu lagi kupelorotkan CD Yolla. Wooowww…baru kali ini kulihat sebuah gundukan seindah milik Yolla. Luar biasa.. padahal belum ada sehelai bulu pun yang tumbuh. Bukitnya yang besar putih sekali. Dan saat kutekuk lutut Yolla kemudian kubuka kakinya, tampak bibir vaginanya masih bersih dan berwarna kemerehan. Yolla gak tahu lagi akan keadaan dirinya, belaianku berhasil membuatnya melayang. Yolla hanya bisa terus medesah kegelian sambil meremasi kaosnya yang sudah tersingkap setinggi perut. Cerita Sex Nyata

Gak sabar lagi, tak kubiarkan sebuah keindahan itu terbuka sia-sia begitu saja. Segera kuarahkan wajahku disela-sela paha Yolla dan menenggelamkannya dipangkal pertemuan kedua kakinya. Mulutku kubuka lebar-lebar untuk bisa melahap seluruh bukit kemaluan Yolla. Bau semerbak kas kemaluan seorang gadis gak kuhiraukan, kuanggap semua kemaluan wanita sama saja. Lidahku menjuluri seluruh permukaan bibir vaginanya. Setiap lendir kujilati kemudian kutelan habis dan kujilati terus. Kujilati sepuas-puasnya seisi selangkangan Yolla sampai bersih.

Lidahku bergerak lincah dan keras ditengah-tengah bibir memeknya. Dan saat lidahku mengayun dari bawah keatas hingga tepat jatuh di iutilnya, Kujepit itilnya dengan gemas dan lidahku menjilatinya tanpa kompromi. Yolla gak sanggup lagi untuk berdiam diri. Badannya memberontak keatas kebawah dan bergeser kekiri kekanan. Novelseks.org Segala ujung syarafnya telah terkontaminasi oleh kenikmatan yang amat sangat dashyat. Sebuah kenikmatan yang bersumber dari lidahku mengorek itilnya namun menyebar keseantero tubuhnya. Yolla udah gak mengenal lagi siapa dirinya yang membuatku jadi semakin ganas dan melupakan Yolla itu siapa.

Batang k0ntolku sudah sangat besar bergemuruh seluruh isinya. Demi melihat Yolla tersenggal-senggal, segera kutanggalkan modal terakhirku, yaitu celana dalamku. Tanpa basa-basi segera kuarahkan ujung k0ntolku kepangkal selangkangan Yolla. Sekilas kulihat Yolla mendelik kuatir melihat perubahan perangaiku. Batang k0ntolku memang kelewatan besarnya belum lagi panjangnya yang hampir menyentuh pusar bila berdiri tegak. Yolla kelihatannya ngeri dan mulai sadar ingatannya, kakinya agak tegang dan berusaha merapatkan kedua kakinya.

“Ampun om.. jangan oomm.. ampun omm.jangann..” Tangan Yolla mencoba menghalau kedatangan k0ntolku yang siap mengarah keVaginanya.

Merasa mendapat perlawanan, sejenak aku jadi agak bingung, namun untunglah aku memiliki pengalaman yang cukup untuk menghadapinya. Segera aku meminta maaf sambil tanganku kembali membelai rambutnya yang terurai acak-acakan.

“Yolla takut om. Nanti kalau Mamah tahu pasti Yolla dimarahin. Dan lagi Yolla gak pernah kayak ginian. Yolla juga jadi malu..” ujarnya setengah mau menangis dan membetulkan kaosnya untuk menutupi tubuhnya.

“Kamu gak usah kawatir Yoll, om gak bermaksud jahat terhadapmu, om sayang sekali sama Yolla Dan lagi Yolla jangan takut sama om. Semua orang cepat atau lambat pasti akan merasakan kenikmatan hubungan intim. Jangan takut berhubungan intim karena berhubungan initm itu enak sekali” balasku menenangkan serayu merayu Yolla

“Iya, tapi Yolla gak tahu harus bagaimana dan kenapa tahu-tahu Yolla jadi begini..?” Air mata Yolla mulai mengalir dari pojok matanya. Dan melihat itu aku segera memeluknya agar bisa menenangkannya.

Cukup lama aku memberi ceramah dan teori edan secara panjang lebar, sampai akhirnya Yolla bisa memahami seluruhnya. Dan sesekali senyumnya mulai muncul lagi.

“Coba sekarang Yolla belajar pegang burung om, bagus kan” ujarku smabil tanganku meraih tangannya kemudian membimbingnya memegang kebatang k0ntolku. Tangannya kaku sekali namun setelah perlahan-lahan kuelus-eluskan pada batang kontolku, otot tangannya mulai mengendor. Kemudian tangannya mulai menggenggam batang k0ntolku. Perlahan tangannya kutuntun maju-mundur. Kelembutan tangannya membuat batang k0ntolku mulai bergerak membesar, sampai akhirnya tangan Yolla gak cukup lagi menggenggamnya. Dan Yolla kelihatan menikmatinya, tanpa kuajari lagi tangannya bergerak sendiri.

“Aaaahh.. enak sekali Yoll.. aahh.. kamu memang anak yang pintar.. Aaaaahh..” mulutku tak sanggup menahan kenikmatan yang mulai menjalari seluruh syarafku.

Sementara itu tangan kiriku mulai meremas buah dadanya yang masih tertutup kaos yang tipis. Belum pernah aku meremas buah dada sekeras milik Yolla. Tangan kananku yang satu meraih kepalanya kemudian dengan cepat kulumat bibirnya. Lidahku menjulur keluar menelusuri setiap sela rongga mulutnya. Hingga akhirnya lidah Yolla-pun mengikuti yang kulakukan. Dari matanya yang terpejam, bisa kurasakan kenikmatan tengah membakar tubuhnya.

Segera aku meminta Yolla untuk melepas kaosnya agar lebih leluasa. Dan tanpa ragu-ragu Yolla segera berdiri kemudian menarik kaosnya keatas hingga melampaui kepalanya. Batang k0ntolku semakin berdenyut-denyut menyaksikan tubuh mungil Yolla tanpa mengenakan sehelai benang. Tubuhnya yang sintal dan putih bersih membakar semangatku. Benar-benar sempurna. Kedua buah dadanya menggelembung indah dengan puting yang mengacung keatas.

“Yooll… tubuhmu luar biasa sekali.. Hebat!” Pujiku membuat wajahnya memerah barangkali menahan malu

“Oomm, boleh gak Yolla mencium burung om?” Yolla tersipu-sipu menunjuk keselangkanganku. Rasanya gak etis kalau aku menolaknya. Kemudian sambil duduk disofa aku menelentangkan kedua kakiku.

“Tentu saja boleh kalau Yolla menyukainya..” Kubikin semanis mungkin senyumku

Yolla-pun mengambil posisi dengan berjongkok kemudian kepalanya mendekati selangkanganku. Mulanya hanya mencium dan mengecup seputar kepala batang k0ntolku. Perlahan lidahnya mulai ikut berperan aktif menjilat-jilatinya. Yolla kelihatan keenakan mendapat mainan baru. Dengan rakus lidahnya menyusuri sekeliling batang k0ntolku. Sensasi yang snagat luar biasa membuatku gemas meremasi kedua toketnya.

“Aaduuhh.. enak sekali Yoll.. Teruss.. Yolll…coba kesebelah sini,” kataku sambil menunjuk kebuah zakarku. Dan Yolla segera paham kemudian mejulurkan lidahnya kebuah zakarku. Yolla menggerakkan lidahnya kekanan kekiri atas-bawah.

“Oomm…kekamar Yolla aja yuk biar gak panas..” Sahutnya mengajakku kekamarnya yang ber-AC

“Terserah Yolla aja dehh..” balasku

Begitu Yolla merebahkan tubuhnya keranjnag, aku gak mau menunggu lama lagi untuk merasakan tubuh indahnya. Segera kutindih dan kucumbui. Sekujur tubuhnya gak ada yang kusia-siakan. Terutama dibagian toketnya yang aduhai. Bacaan sex top: Vita Gadis SMP Bispak

Tanganku seakan gak pernah lepas dari liang memeknya. Setiap tanganku menggosok itilnya, tubuh Yolla menggerinjal entah mengapa. Sementara itu batang k0ntolku seperti akan meledak menahan tekanan yang demikian besarnya.

Akhirnya kutuntun burungku menuju liang vagina Yolla. Lubang vagina Yolla yang telah kebanjiran sangat berguna sekali, bibir memeknya yang kencang memudahkan batang k0ntolku menyelinap kedalam. Sedikit-sedikit kudorong maju. Dan setiap dorongan membuat Yolla meremas kain sprei. Kalau Yolla merasa seperti kesakitan aku mundur sedikit, kemudian maju lagi, mundur sedikit, maju lagi, mundur, maju, mundur, maju, dan “bleeeeeess..” Tak kusangka lubang vagina Yolla mampu menerima k0ntolku yang besar ini. Begitu amblas seluruh batang k0ntolku, Yolla menjerit kesakitan. Aku kurang menghiraukan jeritannya.

Kenikmatan yang tak ada duanya telah merasuki tubuhku. Namun aku tetap menjaga irama permainanku maju-mundur dengan perlahan. Menikmati setiap gesekan demi gesekan. Lubang vagina Yolla sempit sekali hingga setiap berdenyut membuatku melayang. Denyutan demi denyutan membuatku semakin tak mampu lagi menahan luapan gelora persetubuhan. Terasa beberapa kali Yolla mengejangkan lubang memeknya yang bagiku malah memabukkan karena liang memeknya jadi semakin keras menjepit batang k0ntolku.

Erangan, rintihan, dan jeritan Yolla terus menggema memenuhi ruangan. Rupanya Yolla-pun menikmati setiap gerakan batang k0ntolku. Rintihannya mengeras setiap kali batang k0ntolku melaju cepat kedasar liang senggamanya. Dan mengerang lirih saat kutarik batang k0ntolku. Hingga akhirnya aku sudah gak bisa bertahan lebih lama lagi.

Saat batang k0ntolku melaju dengan kecepatan tinggi, meledaklah sudha spermaku. Batang k0ntolku menghujam keras dan kandas didasar jurang memek Yolla. Yolla-pun melengking panjang sambil mendekap kencang tubuhku, kemudian tubuhnya bergetar hebat. Sebuah kenikmatan yang sempurna.

Situs dewasa sex online terlengkap, novel sex terupdate, novel sex dewasa, novel xxx terbaru, novel cerita hot, novel cerita bokep, novel cerita porno, novel mesum, novel abg ml, novel tante selingkuh, novel janda hypersex, novel sex terpanas, novel perawan suka bugil.

Cerita Sex / Cerita Dewasa / Cerita Mesum / Cerita Panas / Cerita Porno / Cerita Bokep / Cerita Sex Tante / Cerita Sex ABG / Cerita Sex Janda / Cerita Sex Perawan / Cerita HOT / Kisah Sex / Sex Bergambar / Foto Seks

News Online Itil
Gravatar Image
NovelSeks.org Merupakan media hiburan bagi orang dewasa berumur 20 tahun keatas, bagi yang belum mencapai batas umur saya mohon kesadarannya untuk segera meninggalkan blog ini. Bagi yang cukup umur silahkan menikmati sajian cerita cerita panas igo nakal terbaru 2017 yang telah kami sudur dari berbagai sumber blog lain.